Tampilkan postingan dengan label kebudayaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebudayaan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 03 Juni 2010

Efek Positif Event Bengkulu Riwayatmu Dulu

Masih ingat kiriman Pak Uncu Bengkulu tentang Mesjid Padang Betuah beberapa waktu yang lalu? Nah Baru-baru ini Disbudpar Propinsi Bengkulu Mengadakan Event Bengkulu Riwayatmu Dulu yang dihelat mulai tanggal 28-30 mei 2010 yang lalu... Alhamdulillah Puji Tuhan Objek BCB juga dapat kecipratan efeknya. Sepengetahuan dan sepanjang pemantauan Pak Uncu Bengkulu, Pihak terkait melakukan refresh di beberapa BCB yaitu pengecatan Benteng Fort Marlborough dan Restickering Plank Info BCB Mesjid Padang Betuah...
Read more >>
Minggu, 16 Mei 2010

Uniknya Batu Angkek-Angkek dari Sungayang, Sumatera Barat

Sebuah batu antik berwarna hitam, ada lubang kecil di tengahnya, juga ada tulisan lafadz Allah dan Muhammad di permukaannya, berbentuk seperti kura-kura, di bagian pinggirnya berwarna tembaga. Tapi ini asli batu lho.
Read more >>
Sabtu, 15 Mei 2010

Mesjid Abad 18 Padang Betuah Bengkulu

Mesjid yang didirikan tahun 1800-an ini masih berdiri walaupun kondisinya kurang terawat. Mesjid Padang Betuah ini masuk dalam daftar situs cagar budaya Bengkulu yang terancam rusak bersama 27 situs lainnya.

Menurut warga sekitar, mesjid yang arsitektur atapnya berbentuk prisma ini telah ada sejak tahun 1800-an silam, tapi sangat sangat disayangkan, semenjak ditetapkannya mesjid ini menjadi cagar budaya, belum ada lagi perhatian pemerintah Bengkulu.

Sangat ironis, di saat Pemerintah Bengkulu meluncurkan tahun kunjungan wisata 2010, dan bertepatan akan diadakannya perhelatan besar MTQ Nasional 2010 ternyata mesjid peninggalan sejarah ini tidak pernah dilirik oleh pemerintah.

Mesjid berukuran 7 m x 7 m ini sudah sangat memprihatinkan sekali di beberapa sisi, padahal mesjid yang berusia ratusan tahun ini masih digunakan untuk beribadah.
Menurut beberapa orang warga, mereka pernah didatangi oleh seseorang yang mengaku dari Pemerintah Daerah Bengkulu tengah pertengahan Ramadhan kemarin, tapi janji yang tadinya mau merenovasi bangunan mesjid tak kunjung datang lagi.

Artkel asli dari: Pak Uncu Bengkulu

Read more >>
Kamis, 13 Mei 2010

ETNOKULTURAL MELAYU DELI

Suku bangsa Melayu, pesisir Sumatera Timur berdiam di propinsi Sumatera bagian Utara sebelah Timur daerahnya menjulur dari dataran pantai Timur hingga sampai dataran berbukit-bukit mulai dari daerah Aceh Timur Langkat, Deli, Serdang, sampai daerah Labuhan Batu, sepanjang 280 km dari Barat Laut ke Tenggara. Lebar dataran sebelah Utara rata-rata adalah 30 km dan lebar dataran di sebelah Selatan kira-kira 100 km di sini lah terdapat kota Deli, yaitu daerah Melayu Sumatera Timur. Secara astronomis, kota Deli terletak pada 3°43” Lintang Utara dan 98°38” Bujur Timur.
Selanjutnya...... http://fosil73.wordpress.com/2009/04/20/etnokultural-melayu-deli/


Read more >>
Sabtu, 08 Mei 2010

Nasib Warisan Budaya di Tangan Siapa?


Penentuan nasib warisan budaya bukan saja merupakan tanggung jawab pemerintah, melainkan setiap warga negara (idealnya) juga berhak menentukan nasib sebuah warisan budaya. Bagaimana Anda, sebagai warga negara, bisa berpartisipasi dalam hal pelestarian warisan budaya?

Beberapa orang di kalangan pergerakan mempunyai bahasa yang terdengar rada menyeramkan, namun mau tak mau kita mengakui bahwa memang tak ada ungkapan lain yang lebih singkat, yang memuat seluruh nuansa yang ada dalam kata ini: KITA REBUT!

Rasa-rasanya, ada aroma kekerasan untuk menggunakan kata ini dalam konteks: tanah, lahan, tempat tinggal, dsb. Namun kita mengangkat derajat kata ini lebih baik ketika kita menggunakannya dalam konteks: pengelolaan situs, artefak, candi, dsb.

Pertanyaannya, bagaimana kita akan melakukannya?

Read more >>
Related Posts with Thumbnails
^ Kembali ke atas